7 Manfaat Buah Naga dan Cara Menanamnya di Rumah

Buah naga bisa dikatakan sebagai buah yang baru dikenal oleh masyarakat Indonesia. Buah ini baru populer dibudidayakan di negara kita pada sekitar tahun 2001.

Pada tahun sebelumnya, buah tersebut diimpor kemari dari Thailand. Buah ini memiliki banyak manfaat dan dapat dibudidayakan dengan mudah.

1. Fakta tentang Buah Naga

manfaat buah naga

Buah naga atau yang disebut juga dragon fruit atau pitaya, merupakan buah asli Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Meksiko.

Namun, kini buah ini dibudidayakan secara besar-besaran di Asia Tenggara. Tanaman yang tergolong kaktus ini pertama kali masuk ke Asia, tepatnya Vietnam, pada tahun 1870.

Tumbuhan dari marga Hylocereus ini dibawa ke Vietnam oleh seseorang berkewarganegaraan Prancis sebagai tanaman hias. Namun, lambat laun orang Vietnam menganggap buah ini sebagai berkah.

Mereka menggunakannya sebagai salah satu sesaji saat beribadah di kuil. Buah tersebut biasanya diletakkan di tengah dua patung naga. Oleh karenanya, buah ini disebut buah naga.

Tanaman mirip kaktus ini memiliki batang yang berbentuk segitiga berduri pendek. Bunga tanaman naga besar, indah, harum, dan memiliki perilaku unik.

Bunga tersebut mekar sempurna pada tengah malam. Harum bunga ini menarik kelelawar hinggap kemari dan akibatnya terjadi proses penyerbukan.

Setelah proses penyerbukan terjadi, bakal pitaya akan terbentuk dan terus tumbuh menjadi buah yang siap dikonsumsi.

Buah ini mengandung banyak serat, vitamin C, vitamin B3, antioksidan, dan kalsium. Bijinya yang sangat banyak mengandung asam lemak omega 3 dan omega 6.

2. Manfaatnya Buah Naga

Berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari dragon fruit.

2.1. Mengatasi Sembelit

Buah yang kaya serat ini dapat dengan sangat baik mengatasi sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi. Dengan rutin mengkonsumsi buah ini, Anda dapat mengatasi serta terhindar dari sembelit. Serat pada buah ini juga akan membantu membersihkan usus dari lemak dan racun yang menempel pada dindingnya.

2.2. Mengatasi Sariawan

Tingginya vitamin C pada buah ini dapat membantu tubuh mengatasi infeksi virus atau bakteri penyebab sariawan. Sehingga, sariawan anda akan sembuh lebih cepat.

Selain itu, vitamin ini juga akan membantu Anda melawan virus flu sehingga tubuh anda akan segera terbebas dari gejala flu.

2.3. Menurunkan Kadar Kolesterol

Vitamin B3 yang terkandung pada pitaya dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, vitamin ini juga dapat menurunkan tekanan darah.

Dengan demikian, Anda tidak perlu takut terserang stroke jika rutin mengkonsumsi buah ini.

2.4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Buah naga kaya akan nutrisi seperti protein, vitamin, mineral, dan serat namun rendah kalori. Oleh karena itu, buah ini dapat membantu Anda jika ingin menurunkan berat badan.

Jika dikonsumsi secara rutin dan dengan takaran yang pas, proses penurunan berat badan akan berlangsung lebih cepat.

2.5. Memperbaiki Daya Tahan Tubuh

Vitramin C dan semua antioksidan di dalam buah ini dapat membantu Anda melawan virus, bakteri, dan semua radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh anda.

Sehingga, daya tahan tubuh anda menjadi lebih baik dan Anda tidak mudah terserang flu. Bahkan, antioksidan tersebut akan menghindarkan Anda dari kanker.

2.6. Mencegah Katarak

Pitaya, terutama yang berwarna merah, kaya akan beta-karoten. Senyawa ini bermanfaat untuk mencegah katarak serta degenerasi makula.

Beta-karoten juga akan membantu mata melawan radikal bebas yang menyerangnya.

2.7. Mempercantik Wajah

Vitamin C, B, A, dan antioksidan dalam buah ini dapat membuat kulit lebih cerah, bebas jerawat, dan awet muda. Untuk mendapatkan kulit seperti ini, Anda dapat mengkonsumsinya dan menggunakannya sebagai masker wajah secara rutin.

3. Efek Samping Buah Naga

Buah naga memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan bahkan kecantikan. Akan tetapi, buah yang rasanya sedikit manis dan asam ini ternyata dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan.

Beberapa efek samping yang mungkin muncul adalah:

  • Diare
  • Perut kembung
  • Darah rendah

Oleh karenanya, sebaiknya tidak berlebihan dalam mengonsumsinya.

4. Cara Menanamnya di Rumah Sendiri

Jika kamu ingin memperoleh buah naga organik berkualitas, kamu dapat mencoba menanamnya sendiri.

Tanaman kaktus ini dapat ditanam di pekarangan ataupun di pot besar.

Tanaman yang dapat tumbuh hingga 3 m ini membutuhkan sinar matahari maksimal, suhu panas, dan tanah berpasir yang kaya nutrisi untuk tumbuh.

Berikut ini cara menanamnya.

4.1. Pembibitan

Tanaman kaktus ini dapat ditanam dari biji atau dengan metode stek batang. Menanamnya dari biji membutuhkan waktu yang lebih lama dan hasil yang belum tentu baik. Sedangkan menanamnya dengan metode stek batang membutuhkan waktu yang lebih cepat dan hasil yang pasti sama dengan induknya.

Apabila Anda ingin menanamnya dari stek batang namun tidak memiliki tanaman induk, Anda dapat membeli bibit pitaya di toko bibit dan tanaman. Saat memilih bibit ini, pilihlah yang tingginya 80 cm atau minimal 50 cm, umurnya 2 bulan, memiliki 4 tunas, dan induknya sudah berbuah 3 kali. Selain itu, bibit ini juga harus memiliki batang yang baik dan sehat.

4.2. Penanaman

Tanaman buah ini dapat tumbuh hingga 20 tahun jika ditanam di tempat yang tepat dan dirawat dengan baik. Area yang tepat adalah yang terkena sinar matahari langsung sepanjang hari.

Karena batang kaktus ini rapuh, maka Anda perlu membuat tiang panjat. Tiang ini tingginya 1,5 m dan dibentuk seperti salib. Setelah tiang ini selesai dibuat, letakkan ban bekas pada bagian palangnya.

Setelah tiang selesai dibuat, Anda perlu membuat 4 lubang di sekelilingnya. Ukuran lubang ini adalah 60×60 cm dan kedalamannya 25 cm. Isi lubang tersebut dengan campuran tanah, pasir, pupuk, serta kapur pertanian. Biarkan campuran tersebut selama beberapa hari agar tanah menjadi benar-benar ternutrisi.

Setelah itu, buat lubang tanam pada campuran tanah tadi sedalam 15 cm, dengan jarak 10 cm dari tiang panjat. Pindahkan bibit tersebut ke lubang tanam dan timbun lubang tersebut. Setelah itu, ikatkan keempat bibit pada tiang panjat.

Pengikatan ini terus dilakukan dengan jarak 20 cm setiap ikatan sampai kaktus ini tumbuh setinggi tiang. Selama itu, tunas kaktus ini juga harus terus dipotong dan hanya disisakan satu. Setelah kaktus ini memiliki tinggi 1,5 m, biarkan tunas baru muncul dan menjadi cabang kaktus ini.

4.3. Pemeliharaan

Tanaman ini perlu disiram dua hari sekali. Selain disiram, Anda harus rajin memupuknya. Sebelum mencapai puncak tiang, gunakan pupuk kandang atau kompos.

Setelah mencapai puncak tiang dan bercabang, gunakan pupuk berunsur K dan P. Anda juga perlu menghilangkan rumput dan hama pada tanaman ini.

4.4. Panen

Untuk varietas pitaya berwarna putih, buah akan muncul pada usia sekitar 10 bulan dan untuk yang merah pada usia 8 bulan.

Buah yang siap dipetik adalah yang kulitnya merah gelap merata atau berjarak 35 hari dari bunga.

Anda dapat memanen buah ini setahun dua kali. Batang yang sudah panen sebanyak 4 kali sebaiknya dipotong serta digunakan untuk bibit.

Buah naga adalah buah yang bermanfaat. Menanamnya di rumah sendiri dapat memberi Anda dan keluarga banyak keuntungan. Selamat mencoba.


Inilah Manfaat Buah Tin Kesehatan dan Kecantikan

Segudang Manfaa Buah Zuriat yang Perlu Kamu Ketahui


 

Tinggalkan komentar